FF SEOKYU : [ONE SHOOT] NO OTHER

Annyeong Para readersku tercinta ^^…. Aku bawa FF titipan temannih… aku rasa FF ini keren banget,,, ya udah aku post~in,,,
Moga moga suka ya….

“NO BASHING”
*NO SILENT READERS *
^^NO PLAGIAT^^

>>>>>>>>>>>>>>>>>HAPPY READING<<<<<<<<<<<<<<<<<<
AUTHOR : AYOONA

Poster Goes To: Mbah Google xD

FF Edit by: Admin KPF

Anyeonghaseyo . Author balik lagi nih dengan FF Seokyu setelah berabad-abad lebih konsen belajar. Coz my mom sekarang jadi galak. FF ini terinspirasi dari MV Super Junior yang No Other. Kalau jelek mianhe. Kalau bisa komentar yach  kalau gak komentar dosa loh#author maksa*dukk* dihajar sama readers#. Ayo sebarkan virus Seokyu. Buat readers selamat membaca.

Seohyun

Kyuhyun POV
“Kyuhyun kenapa melamun” kata seseorang sambil melambaikan tangannya di depan wajahku.
“Ah Hyung membuatku kaget saja” kataku sambil mengelus-elus dadaku.
“Ya! Kenapa kau melamun? Ah ya kau pasti memikirkan wajah Victoria yang cantik. Ia kan?” kata Sungmin hyung sambil tersenyum jail.
“Hyung! Berhentilah menggodaku. Aku dan Victoria noona hanya berteman” kataku kesal.
“Lalu kau memikirkan siapa?” tanya Sungmin hyung bingung. Aku tetap tidak menjawab. Saat ini pikiranku sedang melayang.
“Mwo! Apakah ini benar?!” teriakan Sungmin hyung mengagetkanku dari lamunanku. Aku pun beralih kepadanya.
“Seohyun-shii saengil chukahamnidha. Jeongmal saranghae. Apakah kalimat ini benar? Ya! Cho Kyuhyun kau suka pada Seohyun” kata Sungmin hyung sambil menatapku dengan tatapan kaget. Aku melihatnya sedang memegang kertas yang semalam aku tulis. Aku sangat malu sekarang.
“Ya! Hyung kenapa kau membaca rahasia orang sembarangan” kataku marah.
“Cho Kyuhyun aku bangga bisa punya dongsaeng sepertimu” kata Sungmin hyung sambil menepuk-nepuk pundakku.
“Hai semua aku kembali” kata sebuah suara yang aku kenali. Dengan cepat aku pun merebut kertas yang dipegang Sungmin hyung dan memasukkannya kembali ke dalam amplopnya dan mengambil bungkusan di atas meja belajarku. Aku pun membuka pintu kamarku.
“Annyeong ajusshi. Bisakah kau memberikan ini pada Seohyun?” kataku ramah. Ya pria itu adalah manager SNSD berhubung aku mau memberikan kado untung Seohyun aku titip aja ke managernya.
“Tumben kamu ramah sama aku. Oke nanti aku bilang ke Seohyun kalau kado ini dari kamu” kata Manager Kim sambil tersenyum.
“Aniyo jangan bilang dari aku bilang saja dari fansnya, aku mau memberikan Seohyun kejutan” kataku sambil tersenyum memelas.
“Ne arasso nanti akan aku sampaikan. Mmhh Sungmin dimana leader kalian yang ganteng itu?” kata Manager Kim sambil tersenyum jail.
“Dia sedang pergi. Ajusshi kan tahu dia hari ini siaran Radio Sukira” kata Sungmin sambil tertawa.
“Ah ya aku lupa. Nanti kalau Leeteuk pulang katakan padanya Taeyeon titip salam” kata Manager Kim sambil tersenyum.
“Ye nanti akan aku sampaikan salam cinta dan sayang dari Taeyeon untuk Leeteuk” kataku sambil tertawa.
“Oke aku pulang dulu. Bye” kata Manager Kim sambil berjalan ke arah pintu dorm.
“BYE!” kataku sambil berteriak. Tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundakku.
“Sungguh aku benar-benar bangga punya dongsaeng sepertimu yang berani menyatakan cintanya. Aku saja tidak berani menyatakan cintaku pada Sunny-shhi” kata Sungmin hyung sambil tersenyum. Aku hanya membalasnya dengan senyuman evilku.

End Kyuhyun POV

Seohyun POV
Cahaya matahari masuk menembus kamar di dormku. Aku pun terbangun dan tidurku yang sangat nyenyak karena kelelahan. Semalam aku dan eonnideulku merayakan ulang tahunku. Sebenarnya hari ini aku berulang tahun tapi para eonniedeul bersikeras untuk mengadakan ulang tahunku lebih cepat sehari. Ddrrttt…. Vibra ponselku bergetar berulang-ulang kali. Aku pun segera mengambil ponselku. Ada sebuah SMS dari Yong Hwa oppa.

Saengil chukhamanidha Seohyun. Semoga kamu panjang umur dan karirmu lancar. Mmmhhh Seohyun bisakah kita bertemu di Café Melody Stars jam 10? Ada sesuatu yang mau aku bicarakan.

Aku pun segera mandi dan berpakaian setelah itu aku mengambil kunci mobil dan pergi ke Café Melody Stars. Setibanya di café itu aku pun segera masuk ke dalam. Aku melihat ke sekeliling. Mmhh sepertinya aku terlalu cepat datang. Karena aku tidak melihat Yong Hwa oppa dimanapun. Biasanya dia selalu datang lebih dulu dariku. Aku melirik arloji ditanganku. Ya ampun sekarang baru jam setengah 10. Aku pun segera mencari tempat duduk. Aku memilih duduk di tengah-tengah café itu supaya aku bisa melihat kedatangan Yong Hwa oppa.
Tak lama kemudian Yong Hwa datang. Dia menatapku sambil tersenyum. Dia pun menuju meja tempatku duduk dan duduk di depan.
“Rupanya aku terlambat. Tumben sekarang kamu datangnya cepat” kata Yong Hwa oppa sambil tersenyum. Aku hanya tersenyum.
“Apa yang mau oppa bicarakan? Sepertinya sangat penting” kataku sambil tersenyum.
“Mmmhh Seohyun….mmhhh” kata Yong Hwa oppa gugup. Baru kali aku melihatnya gugup.
“Seohyun would you be my girlfriend now and forever?” kata Yong Hwa oppa sambil tersenyum. Aku sangat kaget.
“Op…oppa serius?” kataku kaget.
“Ya! Apakah kamu melihatku sedang main-main?” katanya sambil tersenyum lembut.
“Oppa aku belum bisa menjawabnya sekarang. Bisakah oppa memberiku waktu” kataku.
“Oke. Aku akan memberimu waktu. Tapi jangan lama-lama yah” kata Yong Hwa oppa sambil tersenyum. Aku hanya menganggukkan kepalaku.
“Mmhh oppa tidak ada lagi yang mau dibicarakan kan?” kataku canggung.
“Masih ada. Ada apa? Apakah kamu masih ada urusan lain?” kata Yong Hwa oppa cemas.
“Anio hanya saja…..” kataku terputus oleh ucapan Yong Hwa oppa.
“Tak apa pulanglah. Aku tidak akan memaksamu untuk tinggal menemaniku” katanya dengan lembut.
“Mianhe oppa. Annyeong” kataku sambil membungkukkan badan 90 derajat dan segera pergi menuju mobilku. Aku pun segera pergi menjauhi café Melody Stars.
Pikiranku saat ini tidak tenang. Apakah aku harus menerima Yong Hwa oppa yang sangat baik padaku? Tapi aku masih berharap pria itu menyukaiku. Pria yang selalu hadir dalam mimpi-mimpiku. Pria yang pernah menjadi teman berduetku. Ya aku masih menantikan Cho Kyuhyun. Pria yang 2 tahun belakangan ini aku sukai. Namun aku takut dia menyukai wanita lain dan seperti dia sudah berpacaran dengan Victoria eonnie. Karena belakang ini aku melihat mereka sangat mesra.
Tanpa sadar aku sudah sampai di depan dorm SNSD. Aku pun segera memarkirkan mobilku di garasi dan masuk ke dalam dorm dengan malas.
“Annyeong aku pulang” kataku sambil melangkahkan kakiku memasuki dorm.
“Annyeong Seohyun” kata Yoona eonnie sambil tersenyum. Aku pun menghempaskan diriku ke sofa. Saat ini aku sangat lelah.
“Seohyun gwenchana?” kata Yoona eonnie cemas. Aku hanya menggelengkan kepala lemah.
“Aku hanya lelah” kataku sambil tersenyum.
“Sebaiknya kau menjaga kesehatanmu baik-baik karena sebentar lagi kita akan mengadakan konser di Jepang” kata Yoona eonnie sambil tersenyum. Aku hanya menganggukkan kepalaku. Di antara para eonniedeul yang lain, Yoona eonnie adalah eonnieku yang paling perhatian. Dia sangat baik dijadikan tempat untuk curhat.
“Seohyun ada hadiah dari para fansmu” kata Manajer Kim sambil membawa tumpukan kado dan meletakkannya di depanku.
“Kamshamidha ajusshi” kataku sambil tersenyum. Manager Kim pun tersenyum dan dia pun berjalan keluar dorm SNSD. Aku pun mulai membuka hadiahku satu persatu. Ada fansku yang memberikanku boneka keroro ada juga yang mengirimkanku lilin berbentuk keroro, ada juga kaos dll.
“Wah magnae sepertinya ulang tahunmu kali ini para fansmu memberikanmu hadiah serba keroro yah” kata Yoona eonnie sambil tersenyum.
Tiba-tiba, mataku tertuju pada sebuah hadiah berwarna merah muda. Karena aku penasaran, aku pun segera membukanya. Wow sebuah gaun.
“Wow! Neomu kyeopta. Siapa yang memberikannya?” tanya Yoona eonnie kagum.
“Aku juga tidak tahu dia tidak menulis namanya” kataku sambil memandangi gaun itu. Gaun itu sangat indah. Gaun tanpa lengan selutut berwarna putih dan di bagian pinggangnya ada hiasan berbentuk pita kecil berwarna emas.
“Seohyun-shii saengil chukhamnidha. Jeongmal saranghae” kata Yoona eonnie.
“Mwo?” kataku kaget. Aku pun segera beralih pada Yoona eonnie.
“Ini tadi jatuh waktu kau membuka bungkusan itu” kata Yoona eonnie.
“Apa maksudnya?” kataku heran.
“Wah! Hyunnie, Yong Hwa memberikanmu DVD Keroro yang lemited edition” kata Yoona eonnie setengah berteriak.
“Ternyata oppa tahu juga kalau aku belum punya DVD ini” kataku sambil tersenyum. Tiba-tiba kata-kata Yong Hwa oppa tadi pagi terngiang-ngiang di otakku.
“Hyunnie gwanchana?” kata Yoona eonnie cemas.
“Ah ye, gwenchanayo eonnie” kataku sambil tersenyum. Aku kembali memusatkan perhatianku pada hadiah-hadiahku. Kebanyakan hadiah tersebut diberikan oleh para artis yang bernaung di SME.
“Sepertinya orang yang memberikanmu gaun itu juga adalah artis, karena gaun ini sangan lembut dan terbuat dari kain yang mahal. Aku yakin pasti dia adalah seorang artis” kata Yoona eonnie sambil mengelus-elus kain gaun itu.
“Entahlah eonnie aku tidak tahu” kataku sambil mengangkat bahu. Sebenarnya aku sangat berharap bahwa dialah yang memberikanku hadiah ini. Hanya dia.

End Seohyun POV

Kyuhyun POV
“GameKyu apalagi rencanamu selanjutnya untuk merebut hati Magnae SNSD” kata Sungmin hyung sambil tersenyum.
“Aku akan menyatakan cintaku pada saat acara pernikahannya managernya SHINee” kataku sambil tersenyum.
“Bagus, ternyata ilmu yang selama ini aku ajarkan padamu tidak kau sia-siakan” kata Sungmin hyung sambil menepuk-nepuk pundakku. Aku hanya tersenyum jahat.
“Tapi bagaimana kalau seandainya Seohyun menolakmu atau mungkin dia menyukai Yong Hwa?” kata Sungmin hyung. Aku pun menghela napasku. Kata-kata Sungmin hyung hampir saja membuat nyaliku ciut.
“Kalau seandainya dia menolakku tak apalah, yang penting aku sudah mengatakan perasaanku padanya” kataku sambil tersenyum.
“Bagus Kyu. Aku bangga punya dongsaeng sepertimu” kata Sungmin hyung sambil tersenyum.
“Hyung aku bosan mendengarmu selalu mengatakan bahwa kau bangga punya dongsaeng sepertiku” kataku sambil tersenyum jahat.

End Kyuhyun POV

Seohyun POV
Jam keroroku sudah menunjukkan pukul 3 pagi. Tapi mataku belum juga tertutup. Saat ini aku sedang memikirkan kata-kata Yong Hwa oppa dan aku juga sedang memikirkan siapa pengirim yang mengirimiku hadiah itu. Tiba-tiba pintu kamarku diketuk seseorang.
“Masuklah” kataku sambil menatap langit-langit kamarku.
“Hyunnie apakah kau sudah tidur?” kata Yoona eonnie sambil tersenyum.
“Aniyo aku belum mengantuk” kataku sambil tersenyum.
“Aku numpang curhat yah disini” kata Yoona eonnie. Aku hanya membalasnya dengan anggukan kepala. Yoona eonnie pun berbaring di kasurku yang luas.
“Kau tahu Seohyun aku tidak bisa tidur karena kepalaku sedang penuh dengan Ki Bum oppa. Semenjak aku bermain di drama Cinderella Man dia jadi jarang menghubungiku. Mmhhh apakah dia marah denganku?” kata Yoona eonnie sambil menghela napasnya.
“Eonnie jangan berpikiran seperti itu dulu. Coba eonnie tanyakan kepada Ki Bum oppa kenapa dia jarang menghubungi eonnie, mungkin dia sibuk” kataku sambil tersenyum.
“Oke saranmu akan aku ikuti. Mmhh ngomong-ngomong soal pengirim hadiahmu itu kamu berharap itu siapa?” kata Yoona eonnie sambil tersenyum.
“Eonnie!” seruku. Aku saat ini sangat malu. Apa nanti tanggapan Yoona eonnie kalau dia tahu jawabanmu.
“Tak apa. Beritahukanlah padaku. Aku janji aku gak bakalan kasih tahu siapa-siapa?” kata Yoona eonnie sambil tersenyum jail.
“Eonnie jangan bilang siapa-siapa yah. Aku berharap itu Kyuhyun oppa” kataku malu.
“Mwo? Kyuhyun?” kata Yoona eonnie sambil menutup mulutnya dengan tangannya.
“Tapi sepertinya itu bukan Kyuhyun oppa deh karena Kyu oppa sepertinya sudah pacaran dengan Vic eonnie” kataku lagi.
“Itu kan baru sepertinya” kata Yoona eonnie. Tiba-tiba handphoneku bergetar. Aku pun segera mengambilnya. Ada sebuah SMS dari seseorang.
“Pada acara besok datanglah dan pakai gaun itu. Mwo?” kataku kaget saat membaca isi pesan itu.
“Apa itu?” kata Yoona eonnie sambil merebut handphoneku.
“Hei apa maksud dari SMS ini? Mmhh sepertinya dia adalah seorang artis dan satu management dengan kita sampai-sampai dia tahu nomor handphonemu” kata Yoona eonnie.
Saat ini aku bingung. Apa sih maksud SMS itu.
“Eonnie memangnya besok kita ada acara apa?” tanyaku lagi.
“Mmmhh kalau gak salah tadi aku dengan Taeyeon ajuhmma mengatakan bahwa besok ada acara pernikahan manager SHINee dan SNSD juga diundang” kata Yoona eonnie. Aku tersenyum. Lucu rasanya mendengar Yoona eonnie memanggil Taeng eonnie dengan sebutan ajumma.
“Ya! Yong Hwa mengirimi SMS. Katanya besok dia mau minta jawabanmu” kata Yoona eonnie sambil tersenyum jahat.
“Eonnie!” kataku dengan muka merah karena malu. Dengan cepat aku pun merebut hanphoneku.
“Jadi dia betul-betul mengatakan cintanya padamu? Kenapa kau tidak menerimanya saja? Ataukan ada pria lain dihatimu?” kata Yoona eonnie.
“Aku masih bingung eonnie apakah sebaiknya aku menerima Yong Hwa oppa. Menurut eonnie bagaimana?” kataku.
“Jangan tanyakan padaku soal perasaanmu karena aku sama sekali tidak tahu bagaimana isi hatimu. Tanyakanlah pada hatimu bagaimana perasaanmu saat bersama dengan Yong Hwa? Jika perasaan itu adalah perasaan cinta, terimalah dia” kata Yoona eonnie panjang lebar. Aku hanya menganggukkan kepalaku tanda mengerti.

Keesokan harinya…….

“Bagaimana jawabanmu, apakah kau menerima Yong Hwa?” kata Yoona eonnie.
“Aniyo eonnie aku bingung” kataku sambil mengaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal.
“Aku kan sudah katakan padamu ikuti kata hatimu” kata Yoona eonnie sambil tersenyum ramah.
Tiba-tiba, handphoneku berbunyi. Aku melihat layar ponselku. Ternyata dari Yong Hwa oppa. Aku melirik Yoona eonnie yang saat ini sedang serius melihat drama Ki Bum oppa yang ditayangkan di KBS. Aku pun segera berlari ke balkon dorm SNSD. Sesampainya di balkon dorm, aku pun segera mengangkat telepon dari Yong Hwa oppa.
“Annyeong oppa,waeyo?” kataku ramah.
“Annyeong Seohyun, apakah aku mengganggumu?” kata Yong Hwa oppa lembut.
“Aniyo, oppa sama sekali tidak mengangguku” kataku sambil menggelengkan kepalaku.
“Oh, mmhh bagaimana jawabanmu?” kata Yong Hwa oppa lembut. Aku sedikit kaget. Aku pun menarik napasku dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan. Aku berharap keputusan yang aku ambil adalah keputusan yang benar.
“Ne oppa, na do saranghae. Tapi aku hanya menganggap oppa sebagai oppa yang selalu menjagaku. Mianhe oppa karena telah membuatmu kecewa” kataku penuh penyesalan.
“Aniyo. Tak apa-apa. Itu berarti kau bukan jodohku. Tak apalah itu artinya aku harus mencari penggantimu” kata Yong Hwa oppa sambil tertawa.
“Mianhe,jeongmal mianhe oppa” kataku lagi. Saat ini aku benar-benar tidak enak hati.
“Aniyo kau tidak perlu meminta maaf. Oh ya sudah dulu ya” kata Yong Hwa oppa. Aku pun mematikan ponselku. Aku menghela napas dan turun ke bawah.

End Seohyun POV

Author POV

@dorm Super Junior
Prreeet………
“Apa sih yang dilakukan Kyuhyun di kamarnya?” kata Leeteuk sambil mengunyah pop corn.
“Aku juga bingung, tapi sepertinya dia sedang sakit” kata Heechul sambil mengelus bulu HeeJaeHeeBum.
“Hah! Memangnya Kyuhyun sakit apa?” kata Hankyung cemas.
Preett…..
“Mmmhh sepertinya dia terkena masalah pencernaan” kata Yesung sambil geleng-geleng kepala.
“Ye, soalnya dari tadi di kamarnya Kyuhyun seperti terdengar suara orang kentut” kata KangIn sambil menutup hidungnya.
Preeettt……
“Itu kan kedengaran lagi” kata Shindong sambil ngedance ala Rain.
“Kasihan. Ya Tuhan semoga Kyuhyun bisa cepat sembuh” kata Siwon sambil komat-kamit.
“AMIN” kata semua member Super Junior berbarengan.

End Author POV

Kyuhyun POV
“Kyuhyun aku salut dengan kerja kerasmu” kata Sungmin hyung sambil menepuk bahuku.
“Hyung berhentilah menggangguku. Nanti balonnya lepas lagi” kataku jengkel pada Sungmin hyung.
Preeett…..
“Tuh kan balonnya lepas lagi. Kalau hyung menggangguku aku akan menedang hyung” kataku jengkel.
Sudah lebih dari 2 jam aku di dalam kamar untuk meniup balon. Dan dari antara 10 bungkus balon yang kubeli belum satu pun yang bisa berhasil aku tiup karena gangguan dari Sungmin hyung. Padahal acaranya tinggal beberapa jam lagi. Aku semakin kesal jadinya. Tapi buat cinta apa sih yang enggak, batinku dalam hati.

End Kyuhyun POV

Seohyun POV

Semua member SNSD sudah siap untuk berangkat ke acara pernikahan manager SHINee termasuk aku. Aku memakai gaun yang diberikan oleh penggemar misteriusku. Saat ini aku sangat penasaran apakah dia akan menampakkan dirinya di pesta itu ataukah dia hanya membohongiku. Tiba-tiba Yoona eonnie menyikutku.
“Bagaimana apakah kau menerima Yong Hwa?” kata Yoona eonnie setengah berbisik.
“Aniyo eonnie aku tidak menerimanya dan eonnie tahu aku menolaknya karena cowok yang sama sekali tidak ku ketahui” kataku sambil memutar bola mataku.
“Mwo? Kau gila ya? Kau menolak Yong Hwa yang sudah jelas-jelas mencintaimu dan kau lebih memilih pria yang sampai saat ini jati dirinya belum terkuak? Ya! Seohyun bagaimana kalau dia hanya menipumu?” kata Yoona eonnie setengah berteriak.
“Eonnie sendiri yang bilang aku harus mengikuti kata hatiku kan?” kataku lagi. Yoona eonnie pun menghela napasnya.
“Ye, kau memang harus mengikuti kata hatimu” kata Yoona eonnie sambil terrsenyum.
Tiba-tiba ponselku berbunyi. Aku pun melihat layar ponselku. Ada sebuah SMS.
Cowok misterius ;-(
Huh dia lagi.. apa lagi nih maunya, batinku dalam hati. Aku pun membuka SMS darinya.
Aku akan ada di sana dan aku akan membuat anak kecil bahagia.
“Mwo? Apa lagi maksudnya?” kataku setengah kaget.
“Ayo Seohyun cepat. Kita sudah terlambat” kata Tiffany eonnie sambil menarik tanganku.
Aku pun segera masuk mobil van SNSD. Selama dalam perjalanan, aku memikirkan penggemar misteriusku aku sangat berharap dia adalah Cho Kyuhyun.
Ya! Seohyun apa yang ada di dalam pikiranmu?, batinku dalam hati.
Akhirnya kami sampai di tempat acara. Aku ditarik oleh Yoona eonnie untuk bersalaman dengan pengantinnya. Saat aku sedang bersalaman dengan pengantin wanitnya, tiba-tiba vibra ponselku bergetar.
Setelah bersalaman aku pun segera mengambil ponselku. Ternyata ada sebuah SMS dari penggemar misterius.
Kalau kamu penasaran, tunggulah di bawah pohon yang berada di sebelah kanan karangan bunga urutan terakhir dari sebelah kanan. Aku akan ada di sana.
Begitulah bunyi SMSnya. Berhubung aku penasaran, aku pun segera menuju pohon yang dikatakan dalam SMS itu. Aku pun melihat pohon itu, di bawah pohon itu ada sebuah bangku dan dibangku itu ada 2 buah balon. Sepertinya sang pengantin mengundang seseorang untuk membagikan balon kepada anak-anak karena sekarang anak-anak sedang bermain dengan balon mereka. Dan balon di bangku itu adalah balon kepunyaan seorang anak.
Awalnya aku memilih berdiri saja. Tapi lama-lama kakiku pegal juga. Aku pun segera duduk di bangku itu.
“Di mana sih penggemar misterius itu?” kataku sambil memijat-mijat kakiku. Iseng, aku pun melirik ke arah balon itu. Di balon itu terikat sebuah surat. Aku yakin itu adalah surat permohonan seorang anak kecil. Karena aku penasaran, aku pun membuka surat itu.
Seohyun-sshi jeongmal saranghaeyo. Apakah kau mau menjadi yeonja chingku sekarang dan selamanya?
“Mwo!” kataku setengah berteriak. Dengan segera aku pun membalikkan badanku ke belakang. Dan sekarang aku melihat wajah Cho Kyuhyun yang sedang memakai tuxedo dan memamerkan senyum evilnya padaku.
“Oppa!” kataku setengah terkejut. Aku akui dia sangat tampan saat ini.
“Kenapa kau kaget seperti itu?” kata Kyuhyun oppa sambil berjalan ke arahku. Dia pun berdiri di hadapanku.
“Anio hanya tidak percaya” kataku sambil menundukkan wajahku. Aku sangat malu sekarang.
“Oh ya?. Padahal aku hanya beberapa bulan di Taiwan dan kau sudah lupa denganku” katanya sambil tersenyum evil. Aku semakin malu. Aku menundukkan wajahku lebih dalam tapi gagal karena sekrang dia mengangkat daguku dan menatap mataku dalam dan penuh arti.
“Bagimana jawabanmu?” katanya sambil tersenyum evil. Aku pun menarik napasku dan menghembuskannya perlahan.
“Ne. Na do saranghae oppa” kataku sambil tersenyum. Sepertinya dia sangat senang dengan jawabanku. Karena kulihat matanya berbinar-binar dan senyum mengembang dari wajahnya.
“Kamshamidha” katanya sambil memelukku.
“Ye. Oppa apakah aku boleh memanggil oppa dengan sebutan Kyupa?” kataku padanya.
“Ne tentu saja. Kau kan yeonja chinguku dan aku juga akan memanggilmu Hyunnie. Arasseo?” katanya sambil tersenyum.
“Ne” kataku sambil tersenyum. Aku sangat senang karena apa yang selama ini aku harapkan terkabul. Tapi tiba-tiba aku ingat sesuatu.
“Apakah oppa dulu berpacaran dengan Vic eonnie?” kataku lagi.
“Aniyo itu hanya gosip. Ayo kita masuk di luar sangat dingin” katanya sambil menggenggam tanganku lembut.
Kami pun masuk ke dalam ruangan. Aku mendengar dari Eunhyuk yang berlaku sebagai MC mengatakan bahwa ini saatnya untuk membuang rangkaian bunga oleh pengantin wanita. Saat pengantin wanita itu membuang karangannya bunganya betapa kagetnya aku karena aku yang mendapatkan karangan bunganya.
“Ya! Seobaby aku tidak rela jika kau menikah lebih dulu dari” kata Taeyeon eonnie histeris. Aku hanya membalasnya dengan senyuman.
Aku melirik ke arah Kyuhyun yang sedang menatapku dengan senyumannya. Dan aku sangat beruntung karena bisa mendapatkan seorang Cho Kyuhyun.

^-^_^-^_^-^

Annyeong! Akhirnya FF ini selesai juga. Mianhe kalau ceritanya gak nyambung. Soalnya waktu ngebuat FF nie otak author rada gak beres. Terus kalau ceritanya kyk kebelet mianhe soalnya waktu buat FF nie author lagi kebelet pipis#thor cari alasan ngeles yang bagus dikit dong. Oh ya kritik dan saran kalian sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup eh maksudnya kelangsungan FF nie. Rencananya aku mau bikin sekuelnya, tapi itu kalau banyak yang koment. Oke udah dulu yach! Ingat gak boleh jadi silent reader. Paling gak kalian like lah untuk ninggalin jejak. Akhir kata kamshamidha 

About NurfitriHyesa629

i'm are sone,,, elf,,, fanytastic,,, yoonaddict,,, snowers,,, shibrows,,, taegangster,,, sullivans,,, krystalized

Posted on 28 Mei 2011, in Couple FF, Fanfiction, nurffanychoihwang, Oneshoot, SM Entertaiment member cast and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. Woa… FF.a keren, kyuhyun so sweet bgddd..
    Ayo author kita sebarkan virus seokyu😀
    bkin ff seokyu lg y author..

  2. Wah aq suka nie….

    Kasian yonghwa…tapi yang penting seokyu jadian … ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ …

    Aq udah kenalan belum yah,,,kalo belom salam kelan yah… aq ria Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡

  3. uwah chingu keren2 suka bngt..gomawo chingu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: