Only One

Title : Only One

Author : Shinstarkey (@nanonadiaa)

cast :

  • Luna Park Sunyoung
  • Kim Jonghyun

Suport cast :

  • Victoria Song
  • Onew Lee
  • Shin Sekyung

Genre :Roomance

Length : Oneshot

Rating : PG

Language : Indonesia

Disclaimer : Plot tentu punya aku.. Luna punya Jonghyun, Jonghyun punya Blingers dan sekyung buang aja deh #plak

ps: FF ini terinspirasi dari foto luna yang aku jadiin poster, karena di situ kayaknya luna merana banget.

_________NOT FOR SIDER_________

“Luna, Kau masih belum mau makan?” sahut Seorang wanita tinggi cantik dari balik pintu kamar yang masih saja terus tertutup rapat. Wanita itu terus saja membujuk orang di dalamnya untuk makan.

“Victoria noona, Luna masih belum mau makan juga?” sahut seorang laki-laki yang berada di sebelah wanita yang bernama Victoria itu.

Victoria menggelengkan kepalanya pelan dengan tatapan sedikit sedih. Sudah beberapa hari ini adik angkatnya tidak mau makan, bahkan untuk keluar kamar saja tidak mau.

“Aku tidak mengerti apa yang terjadi dengannya, onew.” Jawab Victoria dengan wajah yang sedikit sedih dan tubuh yang lemas. Onew, kekasih victoria hanya bisa memeluk Victoria dan turut sedih dengan apa yang terjadi dengan adik kekasihnya itu.

~

Luna P.o.v

Aku terus saja memandangi Jendela yang sedikit berembun. Memandangi hujan yang terus saja menetes dari langit. Langit menangis… Apa langit sedih? Ah tidak, langit hanya memenuhi kewajibannya untuk menurunkan hujan, membasahi bumi yang sesungguhnya membutuhkan air. Tapi aku? Air mataku terus saja jatuh dengan sia-sia.. jatuh bersama rasa menyakitkan yang kini menusuk hatiku.

Aku tidak mengerti, mengapa aku seperti ini. Mengapa aku rela menangis demi orang yang sama sekali tidak perduli denganku. Aku bodoh! Aku terlah terlalu jauh mencintainya, Aku telah terlalu Jauh mengharapkannya… dia hanya menganggapku sampah. Dia hanya mempermainkanku.

Flashback

“Annyeong.. kau murid baru disini?” sahutnya ramah padaku, dengan senyum yang mengembang membuat jantungku semakin berdegup lebih kencang.

“ne.. Jawabku sambil mengangguk ragu padanya. Senyumnya masih saja mengembang. Terlihat sangat manis.

“Ah, lucu sekali wajahmu.. “ ia mengacak-acak rambutku pelan dan menatapku dengan mata indahnya. “kenalkan, aku Jonghyun, Kim Jonghyun..”

entah apa yang aku rasakan saat ini, tapi perlakuanna itu membuat ku tak bisa berkutik lagi, bahkan untuk menyebutkan namaku sendiripun susah.

“A-aku Park Sunyoung, uhm.. ta-tapi aku terbiasa di panggil Luna.. salam kenal Jonghyun sunbae” jawabku sambil membungkukan tubuhku 180 derajat.  Tiba-tiba saja dia terkekeh dengan apa yang aku lakukan. Aku juga tidak mengerti apa yang salah dengan diriku.

“uhm.. berhubung aku sangat tidak suka di panggil sunbae, mulai saat ini kau memanggilku dengan sebutan Oppa saja.. aku lebih suka itu…”

“ne, Jonghyun Oppa..” Aku menganggukan kepala. Gugup, ragu, malu.. ya itu semua yang saat ini aku rasakan. Ia mulai tersenyum lagi. Dan menatapku.

“Salam kenal.. cantik..”

Apa yang barusan dia katakana? Cantik? Apa sebutan itu untukku?. Aku mulai merasakan bahwa wajah ini mulai memanas. Dan dapat aku pastikan bahwa wajahku memerah.

~~

Itulah perkenalanku dengannya saat aku baru saja masuk ke sekolah musik yang cukup terkenal di Seoul, dia adalah kakak kelasku. Laki-laki yang termasuk dalam kelang terpopuler di sekolah, dengan suara nya yang mampu membuat siapa saja terhanyut dalam melodi melodi yang ia lontarkan. Aku tidak mengerti keajaiban apa yang membuat ia datang kepadaku dan mengajak berkenalan….itu mungkin benar-benar di luar dugaan semua orang.

~~

hh, Ada apa denganku kini? Selalu saja memikirkan dia.. memikirkan Jonghyun oppa yang semakin hari selalu terlihat sempurna dimataku. Setiap hari selalu saja terbayang wajahnya di otakku. Setiap waktu terus saja terbayang senyumnya yang selalu ia perlihatkan ketika bertemu denganku, ketika berpapasan denganku di Jalan. Dan rasa berdebar-debar selalu saja muncul ketika aku melihatnya. Ada apa denganku? Apa aku jatuh cinta padanya? Jatuh cinta pada pandangan pertama?

~~

saat kelas Vocal di mulai untuk pertama kalinya bagi kami, kelas Junior. Tentu itu yang sangat mendebar-debarkan bagiku, karena di kelas ini lah akan di tentukan mana yang bersuara baik atau buruk. Aku melangkah masuk kedalam kelas. Terlihat beberapa kakak kelas duduk berjejer di depan panggung kecil tempat kami akan bernyanyi. Dan disana Aku melihat Jonghyun oppa duduk sambil tersenyum menatap kearahku. Eh? Apa benar tersenyum kearahku?

“Baiklah.. semua sudah berkumpul bukan? Oke, disini… ada beberapa kakak kelas kalian yang sangat unggul dalam kelas Vocal ini. Saya sengaja meminta mereka untuk menguji kualitas suara kalian yang pantas masuk kedalam kelas Vocal ini.. “ sahut guru Pembina kami. Jantungku langsung saja berdegup kencang. Mungkin jauh lebih berdebar daripada di uji oleh Pembina. Aku tidak yakin sanggup memaksimalkan kemampuanku dalam hal Vocal dengan keadaan berdebar seperti ini. Dan.. di lihat Jonghyun Oppa, eh?

Nama dari setiap murid di panggil menurut absennya. Aku hanya bisa duduk sambil menahan rasa gugupku ini dengan pandanganku yang tertuju pada jonghyun oppa yang berada di depanku. Mengapa aku tidak bisa berhenti menatapnya?

“Park Sunyoung” terdengar namaku di panggil untuk maju ke depan. Aku menghela nafas pelan dan mulai berdiri dari kursiku. Aku tahu kini semua pandangan tertuju padaku. Ini membuatku sangat gugup. Di tambah lagi senyum Jonghyun oppa yang terus saja terpancar kearahku. Kini aku sudah berada di atas panggung. Manghadap ke arah deretan kakak kelas yang akan menilaiku bernyanyi.

“lagu apa yang ingin kau nyanyikan?” Tanya Pembina vocal kami.

“Only Hope” jawabku pelan.. dan kemudian bunyi piano pun mulai mengalun. Mendengar itu membuatku semakin berdebar. Aku menarik nafas panjang untuk menghilangkan gugupku ini.

There’s a sog that’s inside of my soul.

Ut;s the one that I’ve tried to write over and over again.

So, I lay my head back down.

And I lift my hands and pray…

To be only your’s, I pray.. to be only yours

I know now you’re my only hope.

Mataku terpejam, rasa gugup kini sudah tak lagi menggangguku. Dengan iringan piano yang mengalun lembut membuatku tampil lebih maksimal dari yangku duga. Tak lama suara tepukan tangan terdengar. Aku mulai membuka mataku, menatap semua orang yang kini bertepuk tangan. Satu hal yang membuatku tercengang, hanya Jonghyun oppa yang berdiri sambil bertepuk tangan dengan semangat. Dia sampai melakukan itu eh?

Aku rasa kini wajahku semakin memanas dan mukin akan berubah menjadi merah.

~~

“Suaramu sangat bagus.. aku sangat menyukainya…” terdengar suara seseorang di belakangku ketika aku sedang duduk di taman sekolah sendirian.

“Jonghyun oppa?” ah, ternyata dia lagi, mengapa dia selalu ada dimana-mana? Membuatku selalu terpanah dan berdebar-debar.

“mendengar suaramu tadi, aku jadi ingin bernyanyi bersamamu..” ia duduk tepat di sampingku. Tersenyum sambil menatap lurus ke depan.

“terimakasih oppa.. “ Aku menundukan kepalaku, rasanya ingin ku sembunyikan wajah ini, aku tidak mau bahwa ia melihat wajahku yang memerah ketika melihatnya.

“hey.. mengapa kau menduk terus?” ia menoleh kearahku dengan sedikit menunduk juga. Huh.. aku semakin berdebar-debar. Tiba-tiba saja ia mengangkat daguku dengan jari telunjuknya, membuat wajahku kini sejajar dengannya. Sangat dekat. Mungkin hanya terpaut 10cm saja. Ia tersenyum menatapku.

‘dag dig dug dag dig dug’

Aku dapat merasakan jantungku yang semakin cepat berdegup. Dan wajah Jonghyun oppa semakin dekat denganku. Oh god! Apa yang akan dia lakukan. Reflek, aku segera menutup mataku karena wajahnya semakin dekat…

‘cup’

Ia sungguh menciumku??!!! Aku tercengang dan sangat kaget dengan apa yang ia lakukan padaku. kini wajahnya tepat di depan wajahku. Dan bibirnya menyentuh bibirku, eh? Apa ini mimpi??

~~

Semenjak itulah aku menjalin hubungan dengannya.. ia selalu memperlakukanku manis seperti ratu. Selalu ada di sampingku ketika aku membutuhkannya. Dan aku mulai merasa bahwa aku sangat mencintainya.. mungkin melebihi apapun..

Tapi.. semua rasa cinta itu kini menjadi sebuah rasa sakit…. Yang sangat mendalam untukku.

~~

“Jonghyun oppa pasti sangat suka dengan cake buatanku” gumamku pelan sambil terus berjalan kearah belakang sekolah tempat Jonghyun oppa biasanya berkumpul dengan teman-temannya sambil membawa cake yang baru saja aku bikin dengan Victoria eonni kemarin.

“sekyung… kau sangat cantik.. dan sexy… uhm…” terdengar samar-samar suara dari balik sebuah mobil tua yang selalu terparkir di belakang sekolah. Suara itu… seperti suara Jonghyun oppa…

“kau juga sangat tampan….” Terdengar suara wanita di balik sana. Perasaanku mulai tidak karuan. Apa itu benar-benar Jonghyun oppa? Bersama wanita lain. Perlahan aku mendekat kepada asal suara. dengan sedikit mengumpat di balik mobil,  aku dapat melihat Jonghyun oppa sedang memeluk seorang wanita sambil menciumnya.

“kau berbeda sekali dengan kekasihku.. Kau jauh lebih sexy dan menggoda…” ucap Jonghyun oppa sambil terus memluk wanita itu.

Apa yang aku lihat ini kenyataan?

Airmata kini terus menerus jatuh ke pipiku. Dada ini sakit, hati ini sakit melihatnya seperti itu. melihat orang yang selama ini aku cintai selingkuh? Bermain di belakangku…

Karena tidak kuat menahan emosi. Aku memberanikan diri menghampiri Jonghyun oppa.

“Oppa!!” teriakanku membuat aktivitasnya  terhenti. Dia langsung saja menatapku.

“Lu-luna, mengapa kau ada disini??” wajahnya terlihat kaget ketika mengetahui keberadaanku.

Aku tidak bisa lagi menahan tangisku. Sakit.. itu yang aku rasakan saat ini. “ Oppa.. kau adalah laki-laki terjahat yang pernah ku kenal!!! Untuk apa kau mendekatiku kalau akhirnya kau menhianatiku???!!! Untuk apa Oppa!!?”

Ia mendekatiku dan memelukku. Aku memang suka dengan pelukannya, tapi.. rasa sakit ini menghapus semua rasaku padanya. Membuatku muak di peluk olehnya.

“Lepaskan aku!!!!” ku lepaskan pelukannya dan ku tampar wajahnya.

“Tolong Tinggalkan aku?!!!! Kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi!!!”

End of Flashback

~~

‘Aku mencintaimu Jonghyun Oppa.. dan sangat mencintaimu… tapi mengapa kau menghianatiku?! Mengapa kau mempermainkanku?! Kau adalah laki-laki paling jahat yang pernah aku kenal!! Kau menghancurkan hidupku… kau menghancurkan segalanya…’

Luna P.o.v End

Jonghyun P.o.v

1 Tahun Kemudian…

Ku pencet bell rumah itu pelan. Sambil menunggu seseorang yang membukakan pintu. Aku berharap bahwa tujuanku datang kesini sesuai dengan keinginanku. Aku ingin meminta Maaf pada seseorang yang mungkin tidak bisa aku lupakan sama sekali.. seseorang yang terus ada dalam pikiranku setelah ia pergi dari sisiku.

‘clek’

Pintu mulai terbuka perlahan. Dan disana berdiri seorang wanita dengan senyum ramahnya.

“cari siapa ?” tanyanya padaku ramah.

Aku segera membungkukan tubuku 90 derajat. “Annyeong haseyo.. Jonghyun imnida.. apa benar ini rumah Luna?” kataku dengan sedikit ragu. ya, Aku memang mencari Luna.. Aku ingin meminta maaf . Aku sadar bahwa aku tidak bisa melupakannya.. Aku masih mencintainya…

Wanita itu masih memandangiku dengan wajah bertanya..”Kau benar-benar Kim Jonghyun?” tanyanya padaku. pertanyaan itu sedikit membuatku bingung. Apa wanita ini mengenalku?

“ne, saya Kim Jonghyun… Apa Luna ada?”

Tiba-tiba saja raut waja wanita itu berubah menjadi murung. Ia menghela nafas dan kemudian menyuruhku masuk kedalam rumahnya.

“ perkenalkan aku Victoria, kakak angkat Luna.. “ sahut wanita itu lagi sambil menyuruhku duduk di kursi ruang tamu. Aku hanya menganggukan kepalaku.

“Luna berubah semenjak ia mengenalmu.. ia jadi selalu gembira setiap hari.. selalu ceria.. tapi suatu hari ia pulang ke rumah dengan keadaan menangis dan langsung saja  mengunci diri di kamar.. dan keadaan kini Luna semakin memburuk “

Rasa bersalahku semakin muncul ketika Victoria noona menceritakan keadaan Luna kepadaku. Dia tersiksa karenaku?

“Kau harus siap melihat keadaan Luna sekarang…” kata Victoria. Sekarang ia menuntunku ke depan pintu yang bertuliskan ‘Luna’ di depannya. Dengan perlahan aku membuka pintu itu.

Gelap… ruangan itu gelap.. hanya cahaya dari jendela yang sedikit menerangi ruangan itu. terduduk seorang wanita yang terus menatap lurus kearah Jendela..

“Jonghyun oppa… kau Jahat.. kau mempermainkanku… “ gumam wanita itu pelan. Tidak salah lagi itu pasti Luna..

Aku mendekatinya perlahan. Pandangannya kosong dengan wajah pucat, mata yang bengkak dan wajah polos. ia selalu bergumam menyebut namaku.

Ya tuhan.. apa yang terjadi dengan Luna? Aku telah menyakitinya.. Aku telah membuatnya seperti ini…

“bisa dibilang Luna kini mengalami gangguan Jiwa… setiap hari ia selalu memanggil namamu.. terkadang menangis menyebutnamamu.. “ terdengar suara Victoria yang berdiri di sisi pintu.

Aku merasa begitu bersalah.. Aku merasa begitu jahat.. Aku menyia-nyiakan wanita yang dengan tulus mencintaiku…

Aku merengkuh Luna… dan memeluknya erat, tangis tidak bisa ku bendung lagi. Hanya kata maaf yang dapat keluar dari bibirku.

“Jonghyun oppa…..” kata luna sambil menangis tatapannya amsih saja kosong.

“ya, aku disini Luna… Maafkan Aku…”

“Jonghyun oppa……”

“Maafkan aku Luna…. Aku memang salah…”

Aku terus memeluk Luna erat. Menghapus airmatanya yang kini semakin deras. Dengan tatapan polos dan menangis dia selalu memanggil namaku..

Aku menatap mata Luna dalam, Aku ingin dia tahu bahwa kini aku ada di sampingnya.

“Luna.. Maafkan aku.. Aku baru sadar bahwa aku juga tidak bisa kehilanganmu.. “ aku menghapus airmata luna yang terus menetes. Pandangan Luna kini menuju padaku.

“Jonghyun Oppa… Aku mohon jangan sakiti aku lagi….”  Rintih luna sambil memelukku juga.

“Aku Janji.. “ dan kini ku Kecup keningnya lembut. Aku Berjanji bahwa aku akan menjaga Luna selamanya… dan aku yakin bahwa Luna memang tidak akan pernah tergantikan di Hatiku……….

FIN

About Shinstarkey

Shiny Effects Shipper (Dynamic)

Posted on 23 Juni 2011, in Couple FF, Fanfiction, Shinstarkey, SM Entertaiment member cast and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: