FF YoonBumKhun: “Timeless”

HOYYYYYYYYYYYY, Readers kuu tersayang dan tercinta #apadah xD Ane balik nih, tapi bukan FF ALL SUPER GENERATION COUPLE, coz ane kagak jadi nutup akun. ada yg seneng? #GR xD kali ini saya ngeshare FF YoonBumKhun (Nickhun nya ngekor xD) FF ini kuu adaptasi dari MV TIMELESS, tapi ada yg kuu tambah dikit. Kalo mau FF nya smakin ngena (?) d hati, silahkan dengar lagu Timeless dan baca FF ini😉 Yg k TAG PLEASE RCL, ane udah 2X kecewa sama reader yg nda RCL, ane serasa kagak d hargain :”( jadi PLEASE BANGET RCL. FF kali ini kyaknya agak pendek. oh iyya kalo emang udah nda mau RCL, silahkan kasi tau saya. jadi saya nda capek-capek ngetag FF k kalian. yg numpang lewat juga RCL yah ^^ ane udah banyak cincong nih, langsung ajah nyokkk ;D

Tittle: TIMELESS

Genre: Romance, Tragedy, Action #dikit

Main Cast: Kim Kibum (SUJU)

                  Im Yoon Ah (SNSD)

                 Nickhun Buck Horvejkul (2PM)

Other Cast: Kim Taeyeon (SNSD)

                   Hankyung (SUJU)

                   ETC.

 

 

@Rumah Sakit

 NGIUNG…NGIUNG….NGIUNG… #ceritanya bunyi siliner Ambulance. “Ini box nya Dokter” seorang Perawat memberikan box yang isi nya bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Drap…Drap…Drap…Dokter dan beberapa perawatnya berlari keruang Operasi dengan tergesa-gesa. 

#Ruang Operasi

TIIT…TIIT…TIIT…TIIT….Beberapa Dokter dan perawat sedang sibuk mengoperasi seorang namja yang tergolek lemah tak sadarkan diri. “Pisau” Dokter itu mulai mengiris dada namja itu dan mengeluarkan isi dari box yang tadi dibawanya yang tak lain adalah JANTUNG. Dokter itu mengganti jantung milik sang namja dengan jantung baru dari box itu. “Gunting” pinta Dokter itu lagi. TIIIIIIIIIIIIIIIITTTTTT, Dokter dan perawat memperhatikan alat pendeteksi jantung. Sesaat kemudian, TIIT…TIIT…TIIT, jantung baru itu mulai berdetak lagi, semua orang yang berada dalam ruangan tersenyum. 

#Ruang Tunggu

KREEKK, “Dok, bagaimana operasinya?” tanya seorang namja yang langsung menghampiri Dokter itu, “Operasi nya berhasil. Sebentar lagi dia akan dipindahkan kekamar rawat” jawab sang Dokter, “Jeongmal Gamsahamnida dok” sahut namja lainnya, “Ne, saya permisi dulu” Dokter itu pergi meninggalkan 2 namja yang tadi menghampirinya. “Kangin, aku kembali kemarkas dulu untuk memberitahukan kabar ini, sekaligus megurus beberapa keperluan lagi” kata seorang namja pada temannya yang bernama Kangin, “Ne, hati-hati dijalan Leeteuk hyung” Namja yang berpamitan tadi, bernama Leeteuk. Dia pun berjalan keluar Rumah Sakit. 

#Ruang Rawat

 Seorang namja yang tertidur dengan gelisah diatas tempat tidur, menggeleng-gelengkan kepalanya kekanan dan kekiri. Keringat dingin mulai bercucuran dari wajah tampannya. “Hah…hah…hah…” Namja tadi bangun dari tidurnya, dan memperhatikan seisi ruangan. “Kenapa kejadian itu bisa muncul dalam mimpi ku” gumam namja tadi sambil memegang dadanya yang diperban, “Kibum, kamu sudah sadar” Namja yang bernama Kibum itu meneloh pada seseorang yang memanggilnya, “Kangin hyung” Kangin berjalan mendekati tempat tidur Kibum, “Bagaimana keadaan mu?” tanya Kangin, “Sudah agak lumayan” jawab Kibum, “Lalu, kenapa wajah mu pucat dan berkeringat? Apa mau ku panggilkan dokter?” tawar Kangin yang ingin beranjak dari tempat duduknya, “Tidak usah. Aku baik-baik saja” Kibum memandang Kangin, “Kapan aku bisa keluar dari sini?” Kangin balik memandang Kibum dan kembali duduk ditempatnya semula, “Mungkin seminggu lagi, bersabarlah” Kibum mengalihkan pandangannya pada jendela besar yang tepat berada disampingnya.

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

1 minggu kemudian, Kibum diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit. Setelah beristirahat dirumah selama sehari, malamnya Kibum memutuskan untuk berjalan-jalan keluar rumah.Saat ini, Kibum mengendarai mobilnya dalam gelapnya malam, dia tidak tau ingin kemana, tapi rasanya ada sesuatu yang menariknya untuk tetap menelusuri jalan malam ini. Kibum diam menatap gedung-gedung yang dilewatinya. “Oppa, aaa” Kibum memegang kepalanya yang sakit saat sesosok wanita muncul dalam pikirannya, “Hahaha, Oppa” lagi-lagi Kibum memegang kepalanya karena sosok wanita yang muncul dalam pikirannya sedang tertawa senang. Dalam keadaan kepala yang masih sedikit sakit, Kibum tetap menyusuri jalan, dia menatap setiap gedung yang dilewatinya lagi, seperti mencari suatu gedung yang ditinggali seseorang.  

@Toko Bunga milik Yoona

Sampai mata Kibum menangkap suatu gedung yang menjual berbagai macam bunga, dia menghentikan mobilnya, dan turun dari mobilnya, dia menatap gedung itu lama sampai pada akhirnya, sosok wanita itu muncul lagi dalam pikirannya. Sedangkan dalam toko bunga itu, ada seorang wanita yang tertunduk seperti memikirkan sesuatu. Wanita itu merasa ada yang memperhatikannya, dengan segera wanita itu mengangkat kepalanya. Kibum memerhatikan wanita itu, “Akkk” Kibum mengerang kesakitan saat sosok wanita yang ada dalam pikirannya muncul kembali. Jantung nya terus berdetak kencang setiap kali wanita itu muncul. Wanita tadi berlari keluar dan menghampiri Kibum yang masih memegang dadanya yang sakit. “Gwenchana?” tanya Wanita itu, Wanita itu mendudukkan Kibum disalah satu bangku tokonya. Kibum memerhatikan dengan seksama wanita yang ada didepannya, “Wanita ini, dia yang selalu muncul dalam pikiran ku dan membuat jantung ku terus berdetak kencang” gumam Kibum, “Apa sebelumnya kita pernah bertemu?” tanya Kibum ragu, “Sepertinya belum” jawab wanita itu. Kibum mengalihkan pandangannya pada toko bunga itu, “Kamu tinggal sendiri?” Kibum kembali mentap wanita itu, “Dulu aku tinggal berdua bersama Namja chingu ku, tapi sekarang aku tinggal sendiri. Dia mati tertembak 1 tahun yang lalu. Tapi dalam keadaan seperti itupun, dia masih bisa menyelamatkan nyawa seseorang dengan mendonorkan jantungnya” cerita wanita itu. Wanita itu menyodorkan segelas air minum pada Kibum, Kibum memegang tangan wanita itu, wanita itu membulatkan matanya dan berjalan masuk kedalam tokonya meninggalkan Kibum sendirian. Kibum menatap nya, tanpa sengaja mata nya menatap pigura foto. Dalam foto itu terdapat sepasang kekasih yang diyakininya wanita tadi dan namja chingunya. Kibum merasakan dirinya gelisah setelah melihat pigura foto itu, dia merasa kenal dengan namja itu.

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

@Rumah Kibum

 Kibum termenung memegang kepalanya. Kejadian 1 tahun yang lalu kembali berputar dalam ingatannya. “Lepaskan dia”, “Andwae. Turunkan senjata mu, atau aku akan membunuh wanita ini”. Kibum meminum segelas bir yang ada ditangannya dengan gemetar, “DOR”, Kibum menutup wajahnya saat kejadian itu terulang kembali. “Kenapa…kenapa kejadian itu harus terulang lagi?” gumam Kibum frustasi, tiba-tiba saja fikiran Kibum melayang saat pertemuannya dengan wanita tadi, “mati tertembak? 1 tahun yang lalu? Donor jantung? Apa dia…” Kibum berfikir sejenak dan berlari mengambil kunci mobilnya. “Kibum, kamu mau kemana?” tanya Taeyeon, kakak Kibum, “Aku ingin kerumah sakit sebentar” jawab Kibum dan berjalan keluar rumah.

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

@Rumah Sakit

 “Mana dokument itu?” mata Kibum tak henti-hentinya mencari dokument seseorang yang telah menyelamatkan hidupnya. “Ini dia” Kibum mengambil sebuah dokumen.

SEOUL HOSPITAL

Nama: Nickhun Buck Horvejkul 

TTL: Los Angeles, 24 Juni 1988 

Pekerjaan: Police 

Melakukan pendonoran Jantung dengan: 

Nama: Kim Kibum

 TTL: South, Korea, August, 21 1987 

Pekerjaan: –

 

Pada tanggal 22 Januari 2009

 

 

#ngasal itu tulisnya xD

 

Kibum membelakkan matanya tidak percaya saat melihat dokument itu, terlebih lagi saat melihat foto pendonor Jantung itu. Dokument yang dipegang Kibum terjatuh dari tangannya, Kibum mulai menangis dan Jantungnya mulai sakit kembali. Setelah agak tenang, dia kembali kerumahnya untuk mencari ‘barang’ itu. Barang yang dia yakini milik wanita itu dan pemberian terakhir dari namja chingu nya.

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

@Rumah Kibum

BRAK…PRANG…BRAK…Kibum masuk kedalam rumahnya dengan tergesa-gesa dan menghamburkan semua yang ada didekatnya saat mencari ‘barang’ itu. “Oppa, gendong aku”, “Yoona-a kemari”, “Enak?”, “Hmm, enak Oppa”, bayangan 2 orang itu kembali muncul dalam pikiran Kibum, tapi Kibum tidak memperdulikannya, dia masih mengobrak-abrik setiap laci dan meja. “AH, mana ‘barang’ itu” Kibum mulai emosi. Kibum mengambil sebuah kotak persegi panjang berwarna hijau dari lemari yang berada disampingnya. “Ini dia” Kibum mengambil ‘barang’ itu yang tak lain adalah sebuah KALUNG. Kibum memandang kalung itu takut, takut kalau perkiraannya benar. Dengan pelan-pelan Kibum membuka kalung yang berbentuk hati itu, dan…isi dari kalung itu adalah sebuah foto pasangan kekasih yang diliatnya saat ditoko bunga wanita itu. Perkiraannya benar, apa yang ditakutkannya benar. Namja itu, namja yang bernama Nickhun itu benar namja yang mendonorkan jantungnya pada Kibum. Tak heran kalau selama ini bayangan wanita yang bernama Yoona, yang tak lain adalah yeoja-chingu Nickhun terus ada dibayangannya, saat melihat Yoona, Jantung Kibum terus berdetak kencang. Kibum mengalihkan pandangannya dari kalung itu, badannya merosot, Kibum terjatuh diatas lantai, matanya mulai memanas, kepalanya mulai pusing. Sampai pada akhirnya semuanya gelap. 

@Besoknya, Rumah Kibum

Jam 21:30 malam, Kibum mulai sadar dari pingsannya. “Bum, gwenchana?” tanya Taeyeon khawatir, “Eungg, apa yang terjadi?” Kibum mengerjap-ngerjapkan matanya pelan dan memandang sekelilingnya, “Kemarin malam kamu pingsan, sekarang baru sadar. Noona sudah bilangkan, jangan terlalu capek. Ini hasilnya kalau kamu tetap membantah” nasihat Taeyeon dan mengusap-usap rambut Kibum, “Kalung…kalung itu…Noona, mana kalung itu?” Kibum bangun dari tempat tidurnya dan mencari kalung itu dengan panik, “Kalung ini?” Taeyeon menyodorkan kalung itu pada Kibum. “Bum, kamu mau kemana?” teriak Taeyeon saat melihat Kibum mengambil mantelnya dan berlari kemobilnya.

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

@Depan Toko Milik Yoona

Yoona membalikkan badannya dan mendapati Kibum yang sedang berjalan kearahnya. Yoona menatap Kibum bingung, dan Kibum menatap Yoona balik. Kibum mengambil kalung itu dari kantong bajunya dan menyodorkannya tepat didepan Yoona, Yoona memandang kalung itu dengan mata yang berkaca-kaca, sedangkan Kibum tertunduk tak berani menatap mata Yoona yang penuh kesedihan….

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

#Flashback 1 Tahun yang lalu

“Pak, terjadi perampokan dan ancaman pembunuhan di Bank XXX” seorang Pria yang bernama Hanggeng berlari tergesa-gesa keruangan atasannya, “Dan dia…dia…dia menahan Yoona, Pak” Namja yang didepan Hanggeng segera berdiri, “Arahkan semua polisi lainnya, dan siapakan mobil. Kita segera kesana” Namja yang bernama Nickhun itu, yang tak lain adalah seorang Inspektur terkenal Korea segera bergegas, “Baik Pak” Hanggeng berjalan mengikuti Nickhun.

@Tempat Kejadian, Bank XXX

Puluhan mobil polisi, beberapa mobil Ambulance dan helikopter mulai memenuhi tempat kejadian perampokan itu. Puluhan polisi juga mengepung seorang perampok dan wanita yang ditahannya. Nickhun turun dari mobilnya, melepas jaket yang dipakainya dan menghampiri seorang polisi dan membicarakan sesuatu. Sedangkan polisi lainnya sedang bersiap-siap ditempat dan ada juga yang mempersiapkan senjata yang dibawanya. “Kalian diatas sana. Dan kalian disini” Nickhun mengarahkan setiap anak buahnya untuk mengambil posisi. Nickhun menatap perampok dan yeoja-chingu nya yang berada dalam sekapan perampok itu, Nickhun berjalan mendekat dan mengangkat kedua tangannya keatas. “Jangan mendekat” teriak Perampok itu dan menyodorkan pistolnya, “Lepaskan yeoja itu, dia tidak bersalah” sahut Nickhun, “Aku tidak perduli” teriak Perampok itu lagi dan mendekatkan pistol kekepala Yoona. Nickhun yang melihat kejadian itu segera mengeluarkan pistolnya dari saku celananya, “Lepaskan dia” Nickhun menyodorkan pistolnya, “OPPA” Yoona mulai berteriak ketakutan, “Dia tidak salah. Jangan apa-apakan dia” Nickhun berteriak dengan pistol yang masih tetap ditangannya, “Jangan mendekat, turunkan senjata kalian. Atau peluru ini akan menembus kepalanya” ancam sang perampok. DOR, seorang anak buah dari Nickhun menembakkan pelurunya, sang perampok menatap nya dengan marah, dan….DOORR, “AKHH” Semua orang yang berada ditempat itu merasa shock, terlebih lagi dengan Yoona dan perampok itu. Bagaimana tidak? Orang yang ditembak perampok itu….”NICKHUN”, Hanggeng dan polisi lainnya segera menghampiri tubuh Nickhun yang penuh dengan darah. Yah, kepala Nickhun tertembak. Awalnya, perampok itu ingin menembak anak buah Nickhun yang berada dibelakang Nikchun, tapi siapa yang menyangka kalau Nickhun yang akan terkena tembakan itu. Setelah kejadian itu, sang perampok melepaskan Yoona dan berlari masuk kedalam mobil anak buahnya. Perampok itu tertawa senang dan melepaskan topengnya, saat melihat tangannya, sebuah kalung berbentuk hati melilit ditangannya. “Kibum, kalung siapa itu?” tanya Leeteuk, “Mungkin kalung wanita tadi” jawab Kibum dan menatap kalung itu, “Oh. Pekerjaan bagus Kibum” Leeteuk dan Kibum tertawa senang, karena perampokan mereka berhasil. Kalau kalian berpikir Kibum adalah perampoknya, itu memang benar. Kibum tergabung dalam sekelompok mafia besar yang sering melakukan perampokan.

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

@Seoul Hospital

Yoona menatap tubuh lemah Nickhun yang terbaring diatas tempat tidur. Penglihatan Yoona mulai buram karena air matanya menggenang dipelupuk mata indahnya, “Oppa” lirih Yoona. Bagaikan film yang berputar, ingatan Yoona terus memikirkan kenangannya bersama Nickhun. Terlalu banyak kenangan yang membuat Yoona tidak siap bila kehilangan Nickhun. “Oppa, bagunlah. Bukankah sebentar lagi kita akan menikah? Apa Oppa tidak ingin melihat ku memakai baju pengantin?” Yoona berbicara sendiri didepan tubuh tak berdaya Nickhun.

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

@Rumah Kibum

“Dimana target selanjutnya?” tanya Kibum pada 2 anak buahnya yang mengikutinya dari belakang, “Di daerah mokpo, tepatnya digedung XXX” jawab salah 1 anak buah Kibum. “Kalau begitu, segera siapkan yang diperlukan. Besok kita akan berangkat” sahut Kibum, “Baik” jawab anak buah Kibum. “Akkhh” Kibum meringis kesakitan saat jantungnya kembali sakit, “Pak, Gwenchana?” Salah 1 anak buah Kibum ingin menahan tubuh Kibum saat mulai oleng, tapi Kibum menahannya. Sampai pada akhirnya….BRUKKK, Kibum pingsan. Taeyeon dan yang lainnya langsung membawa Kibum ke Rumah Sakit

#Back to Seoul Hospital

Taeyeon dan beberapa perawat lainnya berlari membawa tubuh Kibum yang tertidur diatas kasur. Yoona menatap wajah pucat Kibum saat dia berjalan melewatinya. “Namja itu…wajahnya sedikit familiar” Yoona sedikit mengingat-ngingat wajah Kibum, “Yoong, ayo masuk. Ada yang mau kami bicarakan” Hanggeng menepuk pundak Yoona, Yoona berjalan masuk mengikuti Hanggeng.

@Ruang ICU

KREKK, “Dok, bagaimana keadaan namdongsaeng saya?” tanya Taeyeon khawatir, “Dia harus segera melakukan pencangkokan jantung” jawab Dokter itu serius, “Pencangkokan? Dok, mencari pendonor jantung itu tidak mudah. Apa ada cara lain?” Taeyeon mulai gelisah, “Tidak ada. Hanya itu jalan satu-satunya agar dia dapat bertahan” sahut Dokter, “Lakukan apa saja agar namdongsaeng saya bisa selamat. Saya akan membayar berapapun” kata Taeyeon. “Saat ini, ada seseorang yang mau mendonorkan jantungnya. Mereka tinggal menandatangani surat persetujuannya saja” ucap sang Dokter, “Kapan mereka akan melakukannya? Saya mohon Dok, tolong operasi namdongsaeng saya secepat mungkin” harap Taeyeon, “Baik. Kalau begitu saya tinggal dulu. Saya kan keruangan pasien itu” Taeyeon mengangguk dan menatap tubuh sang Dokter.

@Ruang Rawat Nickhun

Yoona menatap keluar jendela dengan beruraikan air mata. “Dok, bagaimana? Apa masih ada harapan?” tanya Hanggeng, “Mianhae, harapan untuk hidup benar-benar sangat tipis, kalaupun ada, itu hanya 1%. Nickhun dapat bertahan sampai saat inipun karena alat-alat oksigen yang menempel pada tubuhnya”, Yoona semakin menangis, dia menutup mulutnya, tapi suara tangisnya masih bisa terdengar jelas. “Bagaimana? Apa kalian setuju untuk melakukan pendonoran jantung ini?” Tanya Dokter itu, Hanggeng menatap Yoona. “Yoona, kami akan menandatangani surat pendonaran jantung” ucap Hanggeng, “Apa benar-benar tak ada harapan untuk hidup lagi sehingga kalian akan mendonorkan jantugnya?” tangis Yoona membludak, “Apa kalian begitu tega? Sebentar lagi aku akan menikah dengan Nickhun, dan sekarang kalian malah bilang Nickhun tidak akan selamat” Yoona membalikkan badannya, “Mianhae Yoona” Hanggeng menandatangani surat itu dan memberikannya pada Dokter, “Kami akan mengoprasinya besok. Permisi” Dokter itu keluar dari ruangan Nickhun. Yoona menatap wajah pucat Nickhun dengan air mata yang terus mengalir, “Kenapa kalian begitu tega? Dia akan selamat” Hanggeng menatap sedih Yoona dan Nickhun bergantian. Besoknya, operasi pencangkokanpun dilakukan. Operasi berjalan lancar, setelah operasi, Nickhun segera dimakamkan. Hari mulai hujan dan Bumi ikut menangis mengantar kepergian Nickhun menuju surga. “Yoona, sabar yah. Mungkin Nickhun memang bukan jodoh mu” sahut Seohyun, Yoona tidak bergeming sama sekali, dia hanya menatap kosong kuburan Nickhun yang masih basah.

#FLASHBACK END~

♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥YOONBUMKHUN♥♥♥♥

Kibum memberikan kalung itu pada Yoona, Yoona menerimanya, air matanya mulai mengalir kembali.

BRUKK, Kibum jatuh terduduk didepan Yoona, “Mianhe…jeongmal

mianhe…aku benar-benar menyesal” Kibum menangis penuh penyesalan didepan Yoona. Yoona terdiam sambil terus menangis dan memeluk kalung itu. “Jantung ini…jantung ini miliknya…jantung ini miliknya Yoona” Kibum memukul-mukul dadanya sambil terus menangis, sedangkan Yoona hanya terdiam dan menangis.

Penyesalan memang datang terlambat, kita tidak tau apa yang akan terjadi dikehidupan kita nantinya. Itu yang dirasakan Kibum, siapa yang menyangka, kalau orang yang telah memberikan Jantungnya dan menyelamatkan hidupnya, ternyata orang yang telah dibunuhnya dengan tangannya sendiri. Tapi apa mau dikata? Yang berlalu sudah berlalu, tak bisa diubah atau diputar kembali layaknya sebuah film. Rasa bersalah telah menyelimuti Kibum, memisahkan 2 orang yang saling mencintai dengan maut. Walaupun jantung Nickhun telah berada dalam diri Kibum, apakah Yoona dan Kibum akan saling mencintai? Mungkin saja “Iya”, walaupun jantung itu tidak beradalam tubuh Nickhun, tapi Jantung itu akan terus mencintai Yoona.

THIS IS TIMELESS LOVE~

~THE END~

Posted on 21 April 2011, in Oneshoot and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: